LEJJA Tak Lagi Sekadar Air Panas: Kini Ada Flying Fox yang Siap Menguji Adrenalin

“Bayangkan terbang di antara pohon yang hijau basah, sementara uap air panas mengepul dari bawah seperti salam dari perut bumi.”

Bagi banyak orang, menyebut Lejja adalah menyebut keheningan di tengah hutan yang sejuk, kolam air panas yang menenangkan, serta kabut malam yang turun perlahan seperti selimut. Taman Wisata Alam (TWA) Lejja di Kabupaten Soppeng memang sejak lama jadi pilihan menenangkan diri dari hiruk pikuk. Tapi kini, suasananya makin semarak.

Bacaan Lainnya

Hari ini, Jumat (1/8/2025), satu lagi daya tarik baru resmi dibuka untuk umum, Wahana Flying Fox. Sebuah atraksi yang berbeda dari apa yang selama ini dikenal pengunjung tentang Lejja. Kalau selama ini datang ke Lejja untuk berendam dan bersantai, kini pengunjung juga bisa merasakan sensasi meluncur dari ketinggian sambil memandang rimbunnya hutan dan kontur alam khas pegunungan.

Peresmian wahana ini dilakukan secara simbolis oleh Direksi PT Lamataesso Mattappa sebagai pengelola kawasan, dilanjutkan dengan uji coba lintasan oleh tim teknis. Wahana Flying Fox ini ditawarkan dengan harga yang terjangkau, hanya lima belas ribu rupiah sekali meluncur.

“Kami ingin menghadirkan alternatif wisata petualangan yang tetap mengedepankan aspek keamanan dan konservasi lingkungan,” ujar Plt Direktur Teknis, Mawardi, saat ditemui di lokasi. Ia memastikan bahwa lintasan dan seluruh perlengkapan Flying Fox sudah memenuhi standar keselamatan.

Lebih dari sekadar permainan, Flying Fox ini juga bagian dari strategi besar untuk memperkaya pengalaman wisata di TWA Lejja. Tak hanya menyasar anak muda yang menyukai tantangan, atraksi ini juga dirancang ramah untuk keluarga yang ingin mencoba pengalaman seru bersama.

“Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan antusiasme wisatawan dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat sekitar,” lanjut Mawardi.

Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan konsep camping ground dan jalur tracking alam sebagai bagian dari pengembangan jangka panjang kawasan ini.

Lejja kini bukan hanya tentang berendam air panas di tengah hutan. Tapi juga tentang keberanian meluncur menembus angin, dan merasakan ketegangan sesaat sebelum kaki menyentuh tanah kembali.

Bagi yang rindu petualangan, Flying Fox ini mungkin alasan baru untuk kembali menginjakkan kaki di Lejja. Dan bagi yang belum pernah ke sana, barangkali inilah waktunya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *