SOPPENG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng mengumpulkan berbagai bantuan dari satuan pendidikan untuk disalurkan kepada korban kebakaran di Kabupaten Luwu Timur.
Kebakaran hebat terjadi di Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, pada Rabu (27/8/2025) sekitar pukul 14.00 WITA. Peristiwa itu menghanguskan 48 rumah dan membuat lebih dari 200 kepala keluarga atau sekitar 384 jiwa terpaksa mengungsi. Meski tidak ada korban jiwa, banyak warga kehilangan tempat tinggal dan kini menempati tenda darurat maupun rumah kerabat.
Sekretaris Disdikbud Soppeng, Dr. Nur Alim, M.Pd, menyampaikan bahwa bantuan yang terkumpul hingga Kamis (4/9/2025) berasal dari SD dan SMP. Bantuan itu meliputi 215 dos air mineral, 246 dos mi instan dan popmie, 450 kilogram beras, 23 rak telur, serta 123 kaleng ikan. Selain itu, terkumpul pula 43 liter minyak goreng, 8 botol kecap dan saus, 92 kilogram gula, 3 dos minuman, 30 buah sarung, 1 dos pakaian, serta 4 dos makanan campur.
“Untuk sementara sampai kemarin, bantuan dari satuan pendidikan SD dan SMP sudah terkumpul di Dinas Pendidikan. Rencana akan segera diantar ke Luwu Timur, dan kemungkinan masih ada tambahan dari sekolah-sekolah lain, termasuk SMA,” kata Nur Alim.
Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Soppeng. Aksi ini menunjukkan kepedulian keluarga besar pendidikan di Soppeng terhadap warga yang terdampak musibah di Sorowako.
Sebelumnya, pada 2 September 2025, masyarakat dan ASN Pemkab Soppeng juga telah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Luwu Timur. Aksi solidaritas tersebut dipelopori langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, yang menyalurkan 4 ton beras serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.





