CABBENG, SOPPENG — Pengerjaan jalan dan drainase di sekitar Pasar Cabbenge kini tengah berlangsung. Proyek ini disambut dengan rasa syukur oleh masyarakat dan pedagang yang telah lama mengeluhkan kondisi pasar yang memprihatinkan.
H. Jayadi (H. Adi), salah seorang warga Cabbenge, menyebut bahwa puluhan tahun pasar seolah dibiarkan tanpa perhatian serius.
“Kalau musim hujan, jalan sekitar pasar seperti kolam air. Limbah pasar sering meluber sampai ke pemukiman karena drainase tidak berfungsi,” ujarnya saat ditemui di lokasi pasar (3/9/2025)
Kini, pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk membenahi kawasan pasar. Drainase lama dibongkar ulang untuk dibangun kembali, kelebihan bangunan ruko yang mengganggu penataan pasar juga ditertibkan.
Selain itu, jalan di sekitar pasar yang sebelumnya hanya selebar 5 meter dan semakin menyempit akibat bangunan ruko, dibongkar untuk diperlebar dan akan diaspal kembali. Penataan pedagang juga dilakukan, mereka yang berjualan di luar diarahkan kembali masuk ke dalam area pasar sehingga suasana pasar lebih tertib dan teratur.
Warga menilai, pembenahan ini adalah langkah yang sangat dinantikan. “Alhamdulillah, kami senang sekali akhirnya ada perhatian serius. Semoga pekerjaan ini cepat selesai agar pasar lebih nyaman bagi pedagang, pembeli dan masyarakat sekitar,” kata H. Jayadi.
Sebelum adanya pembenahan, Pasar Cabbenge dikenal dengan jalan rusak parah, drainase mampet, dan lingkungan yang kumuh. Kondisi itu bukan hanya menyulitkan pedagang dan pembeli, tetapi juga membuat kawasan pasar tergenang setiap musim hujan.
Dengan adanya perbaikan yang sedang berlangsung, masyarakat berharap Pasar Cabbenge bisa kembali menjadi pusat perdagangan yang bersih, tertata, dan layak, sesuai harapan warga dan pedagang.





