Firman Udding dan Mimpi Gila yang Masuk Akal: Luwu Timur Jadi Pusat Segitiga Emas Sulawesi

LUWU TIMUR, infotren24.com — Tanggal 3 Mei 2025 bukan sekadar penanda waktu. Bagi Luwu Timur, itu adalah momen ulang tahun ke-22, usia yang masih muda namun penuh harapan. Dan dari suara seorang legislator muda, terucap sebuah mimpi besar yang menggetarkan: “Luwu Timur, The Golden Triangle Hub of Celebes.”

Firman Udding, anggota Komisi II DPRD Luwu Timur dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyampaikan itu dengan spontan saat dihubungi infotren24.com melalui telepon selulernya, Senin, 5 Mei 2025.

Kalimat itu terdengar seperti jargon kampanye, tapi lebih dari itu, ia adalah visi yang menjanjikan arah masa depan. Golden Triangle atau Segitiga Emas telah lama dikenal sebagai simbol potensi dan kemakmuran. Ketika dikaitkan dengan posisi geografis Luwu Timur, berbatasan langsung dengan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara, maka istilah itu menemukan tempat yang sangat pas.

“Luwu Timur ini bisa jadi pusat koneksi Sulawesi. Kita di tengah-tengah. Kalau dikembangkan dengan serius, kita bisa jadi simpul pergerakan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan untuk tiga provinsi sekaligus,” ungkap Firman.

Magnet Baru di Sulawesi

Ia kemudian merinci bagaimana mimpi itu bisa menjadi nyata. Di sektor pendidikan, Firman membayangkan hadirnya perguruan tinggi vokasi berkualitas di Luwu Timur. “Jika ada kampus unggulan di sini, pelajar dari Kolaka, Morowali, Poso, dan Luwu Utara tentu akan memilih Luwu Timur. Jaraknya lebih dekat dari ibu kota provinsi mereka,” ujarnya penuh keyakinan.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti potensi Luwu Timur sebagai pusat layanan kesehatan regional. “Bayangkan kalau kita punya rumah sakit canggih dengan dokter spesialis dan peralatan lengkap. Maka rumah sakit kita bisa jadi rujukan utama di tiga provinsi. Sekali lagi, jaraknya lebih dekat,” tegasnya.

Menghidupi Tambang, Menyokong Pertanian

Firman juga menyoroti koneksi antara pertambangan dan pertanian. Luwu Timur, katanya, bisa menjadi dapur besar bagi wilayah-wilayah tambang yang berbatasan langsung dengannya. “Beras, sayuran, daging ayam, telur, semua bisa kita suplai untuk wilayah tambang di Morowali, Konawe, Luwu Utara dan sekitarnys. Itu kebutuhan besar dan rutin,” paparnya.

Dengan semangat yang tak dibuat-buat, Firman meyakini bahwa mimpi “Golden Triangle Hub of Celebes” bukanlah utopia. Sebaliknya, ia selaras dengan visi misi Luwu Timur yang ingin menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Anak Muda Bicara Masa Depan

Saat sebagian orang pesimis dengan politik atau terjebak pada rutinitas lima tahunan, suara anak muda seperti Firman Udding membawa angin segar. Bukan hanya karena ide besarnya, tetapi karena keyakinannya yang kuat bahwa Luwu Timur bisa menjadi poros penting di jantung Pulau Sulawesi.

Dan mungkin, dalam doa panjang di ulang tahun ke-22 ini, Luwu Timur sedang menanti lebih banyak sosok muda yang berani bermimpi besar dan tak takut menyatakannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *