INFO LUTIM

Hari Kedua Penanganan Banjir di Parumpanai, PMI Luwu Timur Fokus Bersihkan Sekolah dan Periksa Kesehatan Warga

×

Hari Kedua Penanganan Banjir di Parumpanai, PMI Luwu Timur Fokus Bersihkan Sekolah dan Periksa Kesehatan Warga

Sebarkan artikel ini

Luwu Timur, 4 April 2025 — Memasuki hari kedua penanganan banjir di Dusun Rende-rende, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu Timur bersama sejumlah organisasi terus melanjutkan aksi kemanusiaan di lokasi terdampak.

Tim relawan PMI Luwu Timur terlibat langsung dalam pembersihan ruang kelas dan kantor SDN 261 Lumbua yang terdampak banjir, serta membantu warga membersihkan rumah dari sisa genangan lumpur. Selain itu, mereka juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan kepada masyarakat yang mulai mengeluhkan gejala penyakit pasca-banjir.

“Ada kecenderungan peningkatan penyakit pasca banjir, seperti gatal-gatal dan infeksi saluran pernapasan. Kami pastikan warga mendapatkan penanganan medis cepat,” jelas Andi Madras, penanggung jawab tim rescue PMI Luwu Timur.

Kegiatan penanganan banjir ini melibatkan delapan organisasi potensi relawan dan instansi, yaitu Tagana Dinas Sosial Luwu Timur, PMI Lutim, Dinas Kesehatan Lutim & Puskesmas Parumpanai, HIRA Speleologi, Belantara Indonesia Foundation, NasDem Rescue Lutim, Pemerintah Desa Parumpanai, serta Dorim Sispala SMA Luwu Timur.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa banjir menyebabkan kerusakan parah pada jembatan Rende-rende, mengisolasi 267 KK (1.009 jiwa) di Dusun Rende-rende dan Dandawasu. Lebih dari 30 hektar lahan pertanian juga masih tergenang, termasuk sawah, nilam, jagung, kakao, sawit, dan empang air tawar.

Dukungan mobilisasi logistik dan relawan difasilitasi dengan armada gabungan dari Dinas Sosial, PMI Lutim, dan Pemerintah Desa Lampenai, sementara alat berat dan pembersih manual digunakan untuk mempercepat pembersihan wilayah terdampak.

Dalam kesempatan itu, Andi Madras juga menyampaikan harapannya terkait penguatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.

“Kami berharap masyarakat bisa lebih siaga dalam menghadapi setiap bencana. Masyarakat, pemerintah, dan relawan perlu terus membangun kerja sama yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Parumpanai dan Camat Wasuponda, yang juga memberi dukungan langsung di lokasi terdampak.